Mengusung tema “Resilient Giving: Ketika Ekonomi Berat, Kedermawanan Harus Tetap Kuat”, Indonesia Fundraising Award (IFA Award) 2026 kembali hadir.
Sebuah ajang penghargaan untuk mengapresiasi individu, lembaga, komunitas, dan korporasi yang konsisten menjaga serta mengembangkan gerakan kedermawanan di tengah tantangan. Kini, pendaftaran sudah dibuka. Pantau terus website resmi IFA 2026 berikut ini:
Perjalanan IFA dimulai pada 2020, di tengah situasi pandemi Covid-19. Saat itu, kemampuan masyarakat maupun lembaga-lembaga filantropi untuk terus menghimpun dan menyalurkan kebaikan menghadapi tantangan yang tidak mudah. Namun, situasi tersebut justru memperlihatkan bahwa semangat berbagi dan gotong royong masyarakat Indonesia mampu bertahan, beradaptasi, dan menemukan berbagai cara baru untuk menghadirkan manfaat.
“Kini, dari tahun ke tahun, IFA berkembang menjadi ruang apresiasi sekaligus pembelajaran yang mendorong profesionalisme, inovasi, transparansi, akuntabilitas, kolaborasi, pemanfaatan teknologi, dan penciptaan dampak sosial. saat ini, IFA telah memasuki tahun ketujuh penyelenggaraannya pada 2026,” kata Direktur Institut Fundraising Indonesia (IFI), Sri Sugiyanti.
Menurut perempuan yang akrab disapa Umi Yanti tersebut, IFA merefleksikan perjalanan enam tahun dalam menyaksikan bagaimana gerakan kedermawanan di Indonesia terus bertumbuh dan beradaptasi terhadap berbagai perubahan serta krisis. Dari perjalanan tersebut, IFA 2026 mengusung tema “Resilient Giving”.
Tema tersebut membawa gagasan tentang kedermawanan yang tidak berhenti pada aktivitas memberi, tetapi juga mampu bertahan, beradaptasi, membangun kepercayaan, memperkuat kapasitas masyarakat, serta menciptakan dampak yang berkelanjutan.
“IFA 2026 hadir untuk merayakan mereka yang terus memilih untuk memberi, bergerak, dan membangun. Sekaligus menegaskan bahwa di tengah berbagai tantangan sosial dan kemanusiaan, kita membutuhkan gerakan kebaikan yang memiliki daya tahan dan mampu menciptakan perubahan jangka panjang,” ujar Umi Yanti.
Lebih dari sekadar penghargaan, IFA 2026 diharapkan menjadi momentum untuk mempertemukan berbagai aktor dalam ekosistem filantropi. Lembaga zakat, lembaga kemanusiaan, korporasi, komunitas, media, fundraiser, relawan, hingga individu dapat saling berbagi pengalaman, praktik baik, inovasi, dan membangun kolaborasi untuk memperkuat gerakan kedermawanan di Indonesia.
“Indonesia membutuhkan kebaikan yang tidak mudah berhenti: giving that lasts, giving that empowers, and giving that builds resilience,” tegas Umi Yanti.
Sejalan dengan semangat tersebut, IIFI membuka peluang kerja sama dan sponsorship untuk penyelenggaraan Indonesia Fundraising Award 2026. IFI juga mengajak lembaga filantropi, lembaga zakat, lembaga kemanusiaan, korporasi, komunitas, media, dan berbagai pihak lainnya untuk berpartisipasi serta menjadi bagian dari gerakan apresiasi dan penguatan ekosistem fundraising Indonesia.
Melalui IFA 2026, IFI berharap semakin banyak praktik fundraising dan filantropi yang profesional, inovatif, transparan, akuntabel, kolaboratif, serta mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Sebab, kebaikan yang besar bukan hanya tentang seberapa banyak yang diberikan, tetapi juga tentang seberapa kuat kebaikan tersebut mampu bertahan dan memberdayakan. []

